HIV AIDS
HIV yang merupakan singkatan dari HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS adalah Virus Penyebab AIDS. Virus ini menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh sehingga kita tidak bisa bertahan terhadap penyakit-penyakit yang menyerang tubuh kita.
Sistem kekebalan tubuh Rusak atau Lemah mudah terserang penyakit yang ada di sekitar kita seperti TBC, Diare , Sakit kulit, dll.
- HIV terdapat di dalam cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi seperti didalam darah, Air Mani laki-laki ( Cairan Semen ) atau Cairan Vagina dan Air Susu Ibu.
- Sebelum HIV berubah menjadi AIDS, penderitanya akan tampak sehat dalam kurun waktu kira-kira 5 sampai 15 tahun.
- Walaupun tampak sehat, mereka dapat menularkan HIV pada orang lain melalui hubungan seks yang tidak aman, transfusi darah atau pemakaian jarum suntik secara bergantian.
Apakah AIDS itu ?
AIDS yang merupakan kependekan dari ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROME
adalah sindroma menurunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV.
- Orang yang mengidap AIDS amat mudah tertular oleh berbagai macam penyakit, karena sistem kekebalan di dalam tubuhnya telah menurun.
- Sampai sekarang belum ada obat yang dapat menyembuhkan AIDS.
- Agar dapat terhindar dari HIV/ AIDS, anda harus tahu bagaimana cara penularan dan pencegahannya.
HIV tidak menular melalui :
- Gigitan nyamuk
- Orang bersalaman
- Berciuman
- Orang berpelukan
- Makan bersama / piring dan gelas
- Tinggal serumah
Bagaimana mengetahui tanda atau gejala AIDS ?
Biasanya tidak ada gejala khusus pada orang-orang yang terinfeksi HIV dalam waktu 5-15 tahun. Setelah itu, AIDS mulai berkembang dan menunjukkan tanda-tanda atau gejala –gejala seperti berikut :
- Kehilangan berat badan secara drastis
- Diare yang berkelanjutan
- Pembengkakan pada leher dan/ atau ketiak
- Batuk terus menerus
Penyakit HIV Stadium I
- Biasanya tanpa gejala (dapat limfadenopati generalisata yang persisten—PGL)
- Mampu melawan infeksi dengan baik
- Pelan-pelan, jumlah CD4 semakin rendah
- Kehidupan sehari-hari tampak normal
Penyakit HIV Stadium II
- Infeksi ringan lebih sering daripada biasa: ruam, infeksi kulit, seriawan, demam, infeksi saluran pernapasan atas yang kambuhan
- Umumnya kehilangan berat badan di bawah 10 persen Dapat meneruskan kehidupan sehari-hari seperti biasa
Penyakit HIV Stadium IV
- Infeksi Oportunistik yang lebih parah, mis. PCP, diare parah, limfoma, TB luar paru, tokso, CMV, meningitis kriptokokkus, sarkoma Kaposi, ensefalopati HIV, kandidiasis saluran makan
- Kehilangan berat badan parah/wasting
- Sering sakit parah, terbaring pada tempat tidur
Jauhi Penyakitnya, Bukan Orangnya”, yang menekankan pada pencegahan HIV/AIDS sambil tetap menunjukkan dukungan dan tidak mendiskriminasi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA)
